Hi! Jadi, di semester 5 kemarin aku sempet ikut dua course untuk menunjang kegiatan akademik. Yang pertama, aku ikut KMMI di Universitas Ciputra Surabaya dan yang kedua di Universitas Indonesia. Kedua acara ini diselenggarakan secara online pada semester kemarin.
1. Kresidensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) di Universitas Ciputra , dengan mata Kuliah Financial Investment Strategy
Semester lima kemarin, sedang ramai-ramainya mahasiswa ngobrolin tentang MBKM. Seingatku, hal ini dikarenakan semester lalu merupakan launching kegiatan MBKM. Berbagai program dibuka, ada magang, studi independen, kampus mengajar dan berbagai program menarik lainnya. Aku saat itu belum terlalu mengenal program MBKM sehingga memutuskan untuk tidak mengikutinya terlebih dahulu.
Long story short, banyak mahasiswa yang tiba-tiba ngirim menfess di twitter @collegemenfess tentang KMMI. Aku lumayan penasaran dengan hal ini dan coba nimbrung di salah satu menfess tentang KMMI yang cukup ramai. Ada beberapa alumni KMMI yang membagikan pengalaman mereka di semester sebelumnya. Aku juga baca-baca apa itu KMMI dan apa saja persyaratan yang harus dipenuhi di website mereka Beranda — KMMI (kemdikbud.go.id)
Jadi, KMMI sendiri merupakan sebuah program pelengkap pembelajaran setara 3 sks yang ditawarkan oleh pihak kemendikbud kepada mahasiswa yang ingin mempelajari sesuatu, baik di dalam bidang ataupun di luar bidang mereka. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan mahasiswa. Kegiatan KMMI sendiri semacam kelas online yang bisa diikuti di mana saja karena saat ini sedang pandemi.
Aku akan membagikan beberapa poin penting tentang KMMI ini :
A. Harus melakukan registrasi akun dan melengkapi pendaftaran di website KMMI
B. Di dalam website, terdapat berbagai macam course/pelatihan yang dapat dipilih, disana juga sudah lengkap mengenai penjelasan tentang kurikulum, jadwal studi, dan contact person penyelenggara terkait.
C. Yang dapat mengikuti program ini adalah mahasiswa aktif S1 yang kampusnya ada di bawah naungan kemendikbud.
D. Tidak ada test untuk mendaftar program ini, bisa langsung registrasi di website KMMI dan membaca informasi yang sudah ditentukan penyelanggara course.
E. Jumlah mahasiswa yang diterima dapat berbeda dalam setiap course, tiap course terdapat informasi mengenai kuota penerimaan. Untuk ketentuan diterima atau ditolak, hal tersebut adalah hak sepenuhnya dari penyelenggara course (penyelenggara kegiatan disini misalnya pihak Universitas Ciputra)
F. Siswa yang mengikuti KMMI akan mendapatkan uang saku (besarannya sendiri mungkin bisa berubah tetapi waktu aku dulu dapat sekitar Rp.400.000,00.-)
G. Sistem dan kegiatan perkuliahan ditentukan oleh pihak penyelenggara. Kalau untuk pengalamanku, berikut adalah sistem kelasnya :
- Kelas dua kali selama satu minggu
- Terdapat kegiatan test atau ujian yang harus dikerjakan dalam website e-learning Universitas Ciputra
- Ada kegiatan UTS dan UAS (untuk UAS atau Final Project, saat itu aku bikin video edukasi)
2. International Short Course Program (ISCP) Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Indonesia dengan Mata Kuliah “Islamic Economics and Halal Industry: Indonesia and Global Perspectives”
Kegiatan selanjutnya adalah course online yang diselenggarakan oleh FEB UI. Ini adalah pengalaman pertamaku mengikuti kegiatan internasional. Waktu itu, ada seorang teman membagikan poster di grup angkatan tentang program ini. Sebenarnya aku agak bingung mau ikut atau enggak karena subjek yang akan dipelajari adalah tentang ekonomi islam dan aku sendiri dari Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan.
Akhirnya, aku memutuskan untuk ikut dan mencoba pengalaman baru. Lalu aku membaca ketentuan dan persyaratan yang harus dilengkapi, seperti :
A. CV on english
B. short essay max 300 word yang menjelaskan kenapa aku tertarik ikut program ini (on english)
C. Photo of first page account book
harus super ngebut ketika menyelesaikan CV bahasa inggris dan essay karena udah deket banget dengan tenggat. Suprisingly, beberapa hari kemudian dapat email kalau keterima dan akhirnya masuk ke dalam grup. Aku cukup kaget karena banyak juga mahasiswa dari universitas luar (mostly from malaysia) yang mengikuti kegiatan ini juga.
Kegiatan perkuliahan diselenggarakan setiap weekend dengan dosen dari FEB UI maupun dosen dari universitas luar. It is very challenging for me because it was my first time. Perkuliahan total diselenggarakan dalam kurang lebih satu bulan, lalu untuk final project kami diharuskan membuat essay kelompok yang dibentuk tentang implementasi halal industri di Indonesia dan Malaysia.
Di dalam kelompok tersebut, aku bertemu dengan beberapa teman dari Indonesia dan Malaysia. Aku mendapat kesempatan untuk menjadi ketua tim. Semua percakapan, koordinasi, dilakukan dalam bahasa inggris begitu juga dengan essay yang harus kami selesaikan. Awalnya cukup ragu kalau bakal jadi ketua yang baik, tapi akhirnya dapat menyelesaikan final project ini dengan lancar dan tanpa hambatan tertentu.
Setelah kegiatan selesai, kami mendapat sertifikat dan uang saku yang jumlahnya cukup besar (around Rp.700.000,00) Kegiatan ini adalah salah satu kegiatan yang cukup berkesan untuk aku pribadi.
-----
Mungkin ini adalah beberapa pengalaman aku tentang beberapa short course online yang pernah aku ikutin. Disamping benefit uang sakunya yang cukup besar untuk anak kuliah, aku bersyukur juga bisa ikut kegiatan-kegiatan ini karena ketemu banyak relasi baru, dapet ilmu dan pengalaman, dan nambah insight.
Semoga tulisan ini dapat membantu kalian!
Talia

Komentar
Posting Komentar